Masih Rentan Penipuan, Akun Gojekku Hampir Diretas

Februari 13, 2019


Olaaaaaaa

Senin kemarin saya memenuhi undangan konferensi pers atas kerja sama antara Visinema dan Marchella FP untuk proyek film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di daerah Kemang. Rencananya syuting akan dilakukan tahun ini dan akan tayang pada 2019 mendatang. Acara dimulai pukul 15.15 WIB dan selesai pada pukul 16.10 WIB.

Karena sore itu hujan turun cukup deras, maka saya dan beberapa teman sepakat untuk memesan GoCar. Ga sampai 5 menit, pesanan saya pun diambil. Namun belum sampai kami bertemu, driver sudah menggeser pesanan menjadi mengantar penumpang. Saya mulai merasa ada yang aneh. Kecurigaan saya membulat ketika sebuah telepon masuk dari nomor tak dikenal.

Seorang laki-laki di ujung sambungan telepon mengaku merupakan customer service Gojek Indonesia. Saya tak dengar ia menyebutkan nama. Ia mengatakan bahwa akun Gojek saya sedang berada dalam percobaan hack dan berisiko kehilangan gopay. Ia kemudian mengatakan akan membantu saya mengembalikan fungsi aplikasi secara normal agar gopay tetap aman.

Awalnya dia meminta saya memastikan bahwa pesanan saya tidak bisa dibatalkan (yaiyalah ga bisa dibatalkan, kan udah dalam proses pengantaran. Dasar oneng!). Dia lalu mengatakan bahwa untuk mengembalikan fungsi akun, dia membutuhkan kode verifikasi yang akan dikirim via sms (yu pikir owe ga tau klo yu lagi berusaha masuk ke akun owe heh?).

Pembicaraan itu saya tanggapi selama 2 menit lebih. Saya paham bahwa itu adalah percobaan penipuan, jadi dari awal saya pura-pura kaget aja hahaha

Sebenarnya saya mau omelin penipu itu di akhir pembicaraan, tapi teman saya melarang. Kami udah kehabisan waktu dan harus segera pulang. Cara bicaranya juga sangat lambat, diulang-ulang, dan terkesan membuang waktu, maka saya memutus pembicaraan itu. Saya paham bagaimana seharusnya seorang customer service berbicara pada pelanggan, tapi kalimat dan nada yang saya dengar justru seperti penjual obat di pasar. Tak lama, nomor yang sama kembali menghubungi saya namun saya abaikan.

Dugaan saya terbukti, driver menyelesaikan pesanan dan hal ini berakibat pada pemotongan saldo gopay. Oke, saya ga mau panik. Jadi saya menggunakan tombol BANTUAN untuk melapor.

Saya sangat mengapresiasi respon Gojek Indonesia yang bisa dibilang cukup cepat. Saya mendapat beberapa email konfirmasi mengenai keluhan kepada driver. Lalu 30 menit kemudian, saldo gopay saya akhirnya kembali. Yeayyyy!

Urutan laporan pada aplikasi Gojek Indonesia:

Dok. Pribadi (Pilih keluhan yang paling sesuai)

Dok. Pribadi (Laporkan Masalah - tombol kiri bawah) 

Dok. Pribadi (pilih layanan)

Dok. Pribadi (respon Gojek Indonesia)



Dok. Pribadi (sms verifikasi)



Kamu pernah mengalami hal serupa? Ceritain dong biar kita bisa berbagi pengalaman hehehe

You Might Also Like

2 komentar

  1. kk gw juga pernah dapet sms serupa, yg kemudian dilanjutkan dengan telepon dari nomer yg tak dikenal. yg anehnya lagi kk gw ini gak pernah instal app ojek onlen sebelumnya. dan untungnya kk gw gak pernah sembarangan angkat telepon dari nomer yg tak dikenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pun diangkat, jangan pernah kasih kode verifikasi apa pun pada siapa pun. Harus tetap waspada

      Hapus

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.