Tokoh Utama Film Korea Ini Berakhir Tragis

Maret 22, 2019

Tak selamanya film dengan jalan cerita yang bagus berakhir happy ending. Berikut deretan film Korea yang harus kamu tonton meski tokoh utama dalam film diceritakan meninggal.

1. My Brilliant Life (2014)

Bercerita tentang seorang anak 16 tahun penderita progeria (penyakit percepatan pertumbuhan/ penuaan dini) bernama Ah-Rheum yang lahir dari pernikahan dini orang tuanya. Kehidupan sederhana Ah-Reum dengan ayah yang berprofesi sebagai sopir taksi dan ibu seorang pegawai laundry, berubah setelah sebuah stasiun televisi melakukan sesi wawancara dan membuatnya terkenal. Tak hanya mendapat dukungan dan simpati, Ah-Reum juga mendapat sebuah surat dari Suh-Ah, seorang gadis penderita penyakit mematikan. Konflik muncul ketika diketahui bahwa surat-surat Suh Ah ternyata hanya settingan seorang produser guna kepentigan pembuatan film.
Kecewa dengan kebohongan yang terjadi padanya, Ah-Reum kembali fokus pada keluarganya dan mulai membuat daftar kegiatan yang ingin dilakukan bersama. Namun di tengah kebahagiaan itu, kesehatan Ah-Reum yang terus menurun membuat ikatan keluarga justru semakin erat. Dalam pelukan ibu di mobil yang dikendarai sang ayah, Ah-Reum mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan melihat kembang api dalam perayaan tahun baru. Seperti impiannya.

2. Unforgettable Love (2016)

Film ini dirilis secara internasional dengan judul Pure Love. Mengangkat tema mengenai persahabatan anak pesisir pantai dengan latar tahun 90-an, lengkap dengan pakaian berwarna cerah berpotongan oversize, radio tape, dan kapal-kapal penangkap ikan sederhana yang tertambat di dermaga.
Menceritakan perjalanan Soo-Ok - seorang gadis dengan cacat kaki akibat virus – dalam mencari kesembuhan, dan keempat sahabatatnya; Boem-Sil, Gil-Ja, San-Dol, dan Gae-Duk. Sook-Ok memiliki impian untuk berjalan dengan kedua kaki yang normal, untuk itu dia sering kali datang membantu seorang dokter muda dari Seoul di balai pengobatan desa. Namun hal ini justru menimbulkan rumor di lingkungan rumah dan membuat ayahnya malu.
Kedekatan Soo-Ok dengan sang dokter juga menyulut perselisihan dengan keempat temannya. Mereka mengira jika Soo-Ok jatuh cinta dengan sang dokter. Sedih karena khilangan dukungan dan kepercayaan dari keluarga dan teman-temannya, Soo-Ok memutuskan untuk menenggelamkan dirinya di laut. Tempat di mana sang ibu juga meninggal.

3. Train to Busan (2016)

Invasi virus zombie menyerang kota dan menyebar dengan begitu cepat. Alih-alih melakukan evakuasi, pemerintah justru memerintahkan untuk memblokir akses keluar dari daerah yang terinfeksi dan membunuh semua yang datang ke daerah aman. 
Seok-Woo, seorang manajer keuangan berkepribadian keras kepala, mementingkan diri sendiri, dan acuh dengan orang sekitarnya, berangkat ke Busan dengan kereta bersama Su-An, putrinya, untuk bertemu dengan sang ibu sebagai hadiah ulang tahun. Masalah muncul saat separuh dari penumpang kereta terinfeksi virus zombie dan mulai menyerang. Dalam usaha penyelamatan diri, Seok-Woo justru dituntut untuk bekerja sama dengan penumpang lain; seorang suami dari istri yang sedang hamil besar dan dua orang remaja sekolah.
Karena kelelahan, satu per satu rekan seperjuangannya justru mulai diserang dan terinfeksi virus. Namun saat pelarian mereka hampir berhasil, Soek-Woo justru digigit oleh seorang pengusaha yang telah terinfeksi saat mereka berkelahi. Demi melindungi sang putri, Seok-Woo terpaksa bunuh diri dengan menjatuhkan tubuhnya dari kereta yang sedang melaju.
Jadi film mana yang sudah kamu tonton?

You Might Also Like

0 komentar

SUBSCRIBE NEWSLETTER

Get an email of every new post! We'll never share your address.