Ngobrolin Film Ashfall : Drama Penyelamatan 2 Negara




Yeay!!

Akhirnya review film Korea Selatan lagi. Enggak sabar banget ngeliat hasil kolaborasi antara Ha Jung Woo, Bae Suzy, dan Lee Byung Hun dalam sebuah film yang menceritakan kekacauan di tengah bencana alam. Dari pada penasaran, langsung aja yuk kita simak sinopsisnya di bawah ini 👇

Sinopsis

Korea Selatan diguncang gempa bumi 7,8 SR akibat erupsi Gunung Baekdo. Puluhan gedung pencakar langit hancur berkeping, jalan raya terbelah dan amblas, sementara sinyal telepon terputus. Joen Yoo Kyung (Jeon Hye Jin), sekretaris presiden, meminta bantuan Kang Bong Rae (Ma Dong Seok), seorang peneiliti yang pernah menulis jurnal mengenai pergerakan Gunung Baekdo, untuk mencegah terjadinya muntahan 4 ruang lava dari perut bumi. Jurnal yang 3 tahun lalu membuatnya ditertawakan banyak orang.


Terdesak oleh keadaan yang makin gawat, Presiden terpaksa mengambil langkah, menugaskan misi penyelamatan berdasar teori Kang Bong Rae : mengalirkan 4 ruang lava ke 9 lorong tambang terbengkalai sedalam 3,5 KM dengan ledakan buatan yang bisa dipicu  oleh 7 buah nuklir. Sebuah misi yang kegagalannya akan membuat lava memenuhi seluruh wilayah Korea Utara, Korea Selatan, dan sebagian Tiongkok.

Jo In Chang (Ha Jung Woo) kemudian ditugaskan sebagai kapten sebuah misi khusus penyelamatan atas ancaman erupsi Gunung Baekdo, hanya selang sehari sebelum ia memasuki masa pensiun. Bersama pasukannya, ia bergerak menuju Gunung Baekdo di semenanjung Korea dengan mengandalkan petunjuk Lee Joon Pyeon (Lee Byung Hun), anggota Kementrian Angkatan Bersenjata Korea Utara yang ditahan karena menjadi mata-mata.


Sayangnya langkah sang presiden justru mendapat kecaman dari Amerika dan serangan terhadap pasukan Kapten Jo membuat misi ini hampir gagal. Ia hanya punya waktu 36 jam sebelum Gunung Baekdo memuntahkan isi perutnya, sementara Lee sebagai penunjuk jalan tiba-tiba mendapat perintah untuk mencuri ketujuh misil demi menyelamatkan nyawa sang putri.

Kapten Jo harus berusaha keras menyelesaikan misi, karena ia telah berjanji untuk pulang tepat waktu pada istrinya yang tengah hamil tua.

Komentarku setelah menonton...

Ashfall benar-benar berusaha menjadi paket komplit sebuah film aksi di mana ketegangan dan komedi menjadi komponen yang saling mengisi. Kombinasi kapten yang gugup, anggota pasukan yang bingung, dan narapidana yang menyebalkan, terasa amat natural dan berhasil memecah tawa di sepanjang film.


Lee Hae Jun dan Kim Byung Seo sebagai sutradara, tak lupa menyelipkan kisah drama yang meski sangat singkat namun tetap bisa menimbulkan perasaan hangat yang uniknya diambil dari sudut pandang seorang ayah. Ketakutan Kapten Jo dalam menanti kelahiran putra pertama sementara misi yang ia bawa berkali-kali hampir membuatnya kehilangan nyawa, bersanding dengan kisah Lee yang harus terpisah dari sang putri karena penahanan terhadap dirinya.

Saya nangis bombay waktu adegan Lee bertemu dengan sang putri  yang mengalami trauma dan tak mengenalinya lagi. Coba bayangin gimana hancurnya perasaan Lee kala itu mendapati putrinya bahkan tak mau disentuh! Tapi adegan sedih enggak berhenti sampai disitu, Lee terpaksa harus pergi meninggalkan putrinya demi membantu Kapten Jo menghentikan letusan gunung. Dari tatapan matanya aja udah kelihatan kalau Lee sedih banget dan perasaanya itu bener-bener berhasil tersampaikan. Satu lagi saat sang putri menangis sambil menatap mobil yang ditumpangi Lee menjauh, duh pengen banget masuk ke dalam film sambil bisikin "Panggil ayahmu, Dek! Panggil!"

Gemashhhh sungguh gemas!!!


Ashfall memang tak membawa gaya cerita yang baru, ia tetap mengisahkan sang jagoan yang terpisah jarak dari keluarga demi menyelamatkan umat manusia. Ia juga masih memasukan karakter ilmuan yang kadang konyol meski sebenarnya jenius, atau penugasan misi yang tak hanya terdengar mustahil namun juga memiliki kemungkinan berhasil yang kecil.

Ashfall tentu juga tak lepas pula dari kritikan, di mana saya misalnya masih bingung apakah gempa 7,8 SR memang dapat menimbulkan akibat yang begitu dahsyat sampe bisa meruntuhkan banyak gedung bertingkat? Atau mengapa pihak Amerika begitu marah dan mencegah aksi Kapten Jo menjalankan misi sedangkan nyawa jutaan orang di dua negara terancam oleh bahaya sebuah bencana alam? Atau mengapa metafora yang digunakan Kang Bong Rae sebagai seorang ilmuan terdengar belum selesai? Atau dari mana sebuah bus usang di Korea Utara bisa berlari begitu kencang melampaui jeep satuan khusus Negara Adi Daya?
Seperti hampir semua film Korea Selatan, kisah dalam Ashfall pada akhirnya juga mengajarkan tentang pentingnya menjaga hubungan keluarga. Bukan hanya keluarga dalam artian sebagai orang-orang yang tinggal dalam satu rumah, namun juga keluarga dalam artian saudara sebangsa. Karena bahagia dan sejahtera merupakan hasil dari dukungan satu sama lain.

Judul                  : Ashfall
Sutradara          : Lee Hae-jun, Kim Byung-seo
Genre                 : Aksi, Drama
Rilis                    : 8 Januari 2020
Produksi            : CJ Entertainment
Produser            : -
Durasi                : 130 menit
Pemain              : Ha Jung Woo, Lee Byung-hun, Bae Suzy, Ma Dong-soek, Joen Hye Jin



21 komentar

  1. Kayanya oke nih ya mba filmnya aku belom nonton nih. Terlepas dari kejanggalan-kejanggalannya, saya sih support apalagi ini film karya negara Asia ditengah gempuran film Hollywood. Semoga juga perfilman kita jg bs makin maju ya.

    BalasHapus
  2. Aku sukaaaak semua film Lee Byung Hun. Dia aktingnya paripurna dan totalitas. Dulu aku sempat heran kok Song Hye Kyo mau sama dia. Mereka sempat pacaran kaaaan. Hahahaha. Tapi makin ke sini eeeh malah aku pun suka kagum sama dia. Filmnya keren-keren. Suzy lagi yaaaaa, makin naik daun ini cewek. Lebih sukses sebagai aktris ketimbang anggota girlband dulu.

    BalasHapus
  3. Baca reviewnya bikin aku penasaran deh. Mau banget nonton film ini. Kayaknya buat nemenin liburan asik juga ya nonton Ashfall

    Film-film kayak gini selalu berhasil mengaduk-ngaduk perasaan deh. Harus nyiapin tissue dulu kayaknya sebelum nonton hehe

    BalasHapus
  4. Masih belum bisa bergerak bebas nonton .... secara bocah masih belum bisa ditinggal tinggal... padahal seru nich assfallnya..

    BalasHapus
  5. Film2 Korea lama-lama akan mengalahkan film2 Hollywood. Dari segi cerita, gambar, acting pemainnya keren2 banget. Suzy juga sepertinya lebih menikmati jadi aktris setelah dia lepas dari girlbandnya dulu.

    BalasHapus
  6. Saya kurang menikmati film Korea. Jadi saya bingung mau komentar apa. HIhihi.
    Tapi saya suka baca sinopsisnya, kok. Hanya saja, kalau nonton sendiri memang kurang bisa melegakan waktu.

    BalasHapus
  7. Baca review nya benar benar menarik, cocok banget jadi tontonan awal tahun. Film Korea gak perlu diragukan lagi kualitasnya

    BalasHapus
  8. Saat-saat paling menyentuh dan bikin haru adalah saat orang yang kita cintai tidak lagi mengenal kita. Bukan hanya dalam film, tapi untuk semua hal. Dan sepertinya film ini menarik untuk ditonton. Sayang sekali ditempat saya belum bada bioskop

    BalasHapus
  9. Saya ikut larut Mba Enda dengan cerita ashfall yang mba tulis. Saya ngebayangin gimana perihnya sang ayah saat anaknya sendiri gak mengenalinya. Duuh sedih banget itu.. apalagi itu dikarenakan trauma perang.

    BalasHapus
  10. Abis baca review nya, nih film bagus banget kak, apalagi pas ceweknya udah nggak ngenalin si cowok jadi penasaran pengen nonton langsung.

    BalasHapus
  11. Asik ni Ashfall. Semoga berkesempatan untuk bisa liat karena keren ni cerita d sinosisnya.

    BalasHapus
  12. Kalau bintang² Korsel watak banget yahh memerankan karakter tokohnya...gak perlu ngomong, dr cara memandang, penonton aja udah bs ikut merasakan apa yg dialami si star. Top deh pokona mah

    BalasHapus
  13. Nggak usah bingung kenapa gempa 7,4 bisa memicu gunung meletus mbak, namanya juga film hehehe... Suka-suka yang bikin cerita, penonton dilarang protes, tinggal menikmati saja

    BalasHapus
  14. wah di tanggal film ASHFALL itu tanggal 02.01.20 bearti tak lama lagi akan tayang di INdonesia wah gak sabar banget nih nunggunya hehe

    BalasHapus
  15. Perkembangan film Korea kayaknya semakin oke aja ya. Maafkan saya yang memandang film Korea hanya pada drama dan percintaan saja. Ternyata ada juga action yang seru macam Ashfall ini.

    BalasHapus
  16. Hmmm belum nonton nih, kayanya seru banget kalo baca ulasan di artikel ini.

    BalasHapus
  17. Aku jarang nonton film Korea. Kayaknya seru kalau baca reviewnya. Kayak apa ya action ala Korea. Seringnya kan Amrik gitu...

    BalasHapus
  18. gempa 7,8 bisa aja membuat kerusakan bisa aja disebabkan struktur tanah dibawahnya.

    kayaknya syikbanget ni film

    BalasHapus
  19. Terlepas dari ada beberapa logika cerita yang bisa diperdebatkan. Film bertema hubungan Korea Selatan dan Korea Utara itu sama menariknya dengan film tentang India dan Pakistan. Semoga kedua negara bisa akur dan bersahabat. Saya jadi penasaran dengan film ini.

    BalasHapus
  20. Ashfall menceritakan tentang bencana alam yang terjadi di Korea akibat letusan Gunung Baekdu yang berada diantara Korea Utara dan Korea Selatan.

    BalasHapus
  21. Penasaran dengan film ini mb. .akhir cetitanya seperti apa. Saya jarang lihat film korea, tapi baca review film ini kok pengen lihat jadinya

    BalasHapus