Ngobrolin Film : 9 Judul Bertema Banjir dan Bencana Alam

 


Pergantian tahun 2020 dihiasi berita tentang curah hujan yang cukup tinggi dan beberapa wilayah Jabotabek yang terendam banjir. Saya sendiri yang tinggal di daerah Depok terpaksa diam di rumah sepanjang tanggal 1 kemarin karena hujan deras yang ga berhenti sejak sore tanggal 31 Desember 2019. 

Beberapa grup whatsapp jug ramai curhatan temen-temen yang gagal mencapai tempat tujuan karena jalanan yang banjir dan jalur kereta commuterline yang tak beroperasi secara normal. Penasaran, saya kemudian bertanya tentang film bertema banjir di grup pecinta film, dan berikut 9 daftar film bertema banjir dan becana alam versi review orang awam yang berhasil saya kumpulkan.

Air dan Api


Rilis pada 26 Maret 2015, Air dan Api merupakan sekuel dari film Si Jago Merah yang rilis pada tahun 2008 silam. Film berdurasi 99 menit ini di antaranya dibintangi oleh Judika, Desta Club 80’s, Tara Budiman, Dion Wiyoko, Enzy Storia, Bucek, dan Joe P Prooject. Di bawah garapan  Raymond Handaya dan rumah produksi Starvision, Air dan Api berhasil memikat 148.082 penonton.

Crawl


Film yang rilis pada Juli 2019 ini berkisah tentang Haley Keller, seorang altet renang, yang mecoba menyelamatkan sang ayah saat terjadi badai Florida. Sang ayah yang terluka dan tak sadarkan diri, terjebak di ruang bawah tanah, namun saat Haley berusaha membantunya keluar, seekor buaya raksasa tiba-tiba menyerang mereka. Film garapan Alexander Aja berdurasi 88 menit ini dibintangi oleh Kaya Scodelario dan Barry Pepper dan berhasil meraup 91,5 juta USD

Daylight


Daylight  adalah film thriller aksi  yang disutradarai oleh Rob Cohen dan dibintangi oleh Sylvester Stallone. Film berdurasi 114 menit ini bercerita tentang sekelompok orang yang terjebak di terowongan karena sebuah ledakan yang menyebabkan air sungai Manhattan merembes masuk. Oleh Universal Pictures dan Davis Entertainment, Film ini rilis pada 6 Desember 1996 di Amerika Serikat  dan pada 26 Desember tahun yang sama di Inggris. Dengan anggaran senilai 80 juta dollar US, film ini berhasil mengumpulkan pendapatan hingga 159,2 juta USD.

Bangkit

Jakarta diguyur hujan terus menerus. Tanggul Katulampa ambrol, lalu ada badai Laluna yang mengarah dari Australia ke Jakarta. Addri, seorang anggota BASARNAS dan rekannya harus mengadakan tindakan darurat secepatnya. Addri menyelamatkan satu orang korban yang hidup, Arifin, pegawai BMKG yang yang ingin menyebarluaskan data soal cuaca yang dimilikinya. Intensitas hujan semakin parah, sebagian Jakarta mulai terendam banjir. Dan dalam situasi yang serba panik seperti itu, baik Addri maupun Arifin berupaya keras menyelamatkan kota Jakarta, beserta orang-orang yang mereka sayangi.


Begitulah bunyi sinopsis dari film Bangkit yang disutradarai oleh Rako Prijanto dan rilis pada 16 Juli 2016 di laman wikipedia. Vino G. Bastian, Deva Mahendra, Acha Septriasa,  Putri Ayudya, dan Ike Muti, harus puas dengan perolehan 105.313 penonton lewat film berdurasi 122 menit ini, meski budget yang digelontorkan hingga mencapai 12 miliar rupiah.

Weathering With you


Film ini mengisahkan tentang Hodaka Morishima, seorang remaja SMA yang pergi ke Tokyo dan berteman dengan seorang anak gadis yatim bernama Hina Amano, yang mampu memanipulasi cuaca. Sayangnya kebersamaan mereka menyebabkan resiko terjadinya ramalan berusia ratusan tahun, yaitu tenggelamnya kota Tokyo. Diproduksi oleh CoMix Wave Films, Genki Kawamura, dan Story Inc., Film berdurasi 114 menit ini ditayangkan di Jepang pada tanggal 19 Juli 2019 dan berhasil mengumpulkan 101 juta USD di seluruh dunia.

San Andreas


Sutradara Brad Peyton dan rumah produksi  New Line Cinema, Flynn Pictures, dan Village Pictures. merilis film ini pada 29 Mei 2015. Berkisah tentang  gempa bumi yang disebabkan oleh Patahan San Andreas dan berimbas menghancurkan San Francisco Bay Area. Dibintangi oleh Dwayne Johnson sebagai pemeran utama dan Kylie Minouge, film berdurasi 114 menit ini dianggap memiliki cerita tentang bencana alam yang lebih logis dan karenanya berhasil meraup pendapatan 474 juta USD.

Volcano


Berpendapatan senilai 122,8 juta USD, film garapan Mick Jackson ini rilis pada 15 April 1997. Berkisah tentang sebuah gunung berapi yang tiba-tiba muncul kota Los Angeles. Sementara itu seorang direktur dari Office of Emergency Management, disingkat OEM), bernama Mike Roark (Tommy Lee Jones) berusaha untuk mengalihkan lava yang mulai menjalar.

Hard Rain


Informasi yang kudapat dari laman wikipedia mngenai sinopsis Hard Rain ditulis bahwa Hujan deras membuat sungai membanjiri kota. Tom dan pamannya yang bekerja di sebuah perusahaan transportasi uang ditugaskan mengangkut $3 juta dari bank. Tapi ternyata seseorang telah mengincarnya. Film garapan Mikael Salomon ini rilis pada 13 Februari 1999 menorehkan 28% di www.rottentomatoes.com dan hanya mampu mengumpulkan 19,9 juta USD meski film ini menelan biaya hingga 70 juta USD. 

Twister


Twister bercerita tentang tim pemburu badai yang saling bersaing untuk menyempurnakan instrumen pengumpulan data dimana hanya tim terbaik akan dibiayai penelitiannya oleh pemerintah.Dimainkan oleh Helen Hunt dan Bill Paxton, film ini disutradarai oleh Jan de Bont di bawah rumah produksi Warner Bros. dan Universal Studios. Dirilis pada 10 Mei 1996 film berdurasi 113 menit ini berhasil menghasilkan pendapatan 494,5 juta USD.

Nah itu tadi 9 film bertema banjir dan bencana alam versi #revieworangawam. Kalau kamu, sudah nonton yang mana aja?




Tidak ada komentar