Ngobrolin Film Secret Zoo : Atraksi Heboh Si Hewan Palsu


Satu lagi judul film Negeri Gingseng yang akan menemani kamu di awal bulan cinta, Secret Zoo. Film garapan Son Jae-Gon ini menjanjikan nuansa segar dari segi ide cerita. Bertabur banyak bintang papan atas, menjadikan film ini amat pantas jika ditunggu.

Sinopsis

Kang Tae Soo melakukan segala cara demi menjadi seorang pengacara tetap di perusahaan tempatnya bekerja. Ia menjadi penyendiri dan menghindari teman-temannya demi mengejar impian tersebut. Hingga kemudian sebuah kesempatan datang padanya lewat perintah CEO Hwang, Tae Soo diminta untuk menjadi direktur sebuah kebun binatang yang hampir bangkrut.

Tae Soo begitu bersemangat menerima jabatan barunya, apalagi saat CEO Hwang memberi hadiah sebuah mobil mewah demi menunjang penampilannya sebagai seorang direktur. Sesampainya di kebun binatang, Tae Soo cukup terkejut mendapati tempat itu sangat sepi dan tanpa pengunjung. Ia bahkan melihat singa dan jerapah dibawa dengan truk besar keluar dari area kebun binatang.



Tae Soo kemudian bertemu dengan para pengurus kebun binatang sebelumnya, termasuk Direktur Seo, sang pendiri. Tak seperti Tae Soo, mereka berempat nampak lesu dan pasrah dengan kondisi tempat itu. Dimana tanpa kehadiran para hewan, membuat tempat itu tak memiliki pemasukan.

Awalnya Tae Soo menganggap remeh masalah mereka, namun saat ia tahu bahwa tak mungkin membeli seekor hewan pun untuk kebun binatangnya, Tae Soo mulai gelisah. Terdesak oleh keadaan, membuat direktur baru itu memiliki sebuah ide gila. Tae Soo kemudian mengajak keempat pengurus kebun binatang untuk datang ke sebuah studio seni dan memesan 4 buah kostum. Tae Soo berpikir, jika ia tak dapat membeli hewan, maka ia yang akan menciptakan hewan untuk kebun binatangnya.


Opiniku

Ide cerita Secret Zoo memang sangat menarik untuk dikulik. Berangkat dari serial komik yang tayang di Webtoon, film ini pantas untuk ditunggu kehadirannya dalam bentuk live action.

Namun di mata saya, Secret Zoo memiliki banyak pecahan puzzle yang hilang dan kemudian meninggalkan banyak lubang. Alur yang lambat, cerita yang melompat-lompat, hingga eksekusi yang terasa terburu, menjadikan film ini jadi agak nanggung. Ia jelas berusaha sekuat tenaga untuk terlihat lucu, namun kesan humor yang garing masih cukup terasa.


Kang Tae Soo yang pada awalnya digambarkan mempunyai hubungan yang cukup dekat dengan sang kakak, justru tak diberi kesempatan untuk tampil lebih humanis. Percakapan mereka di telepon bak setitik gula yang tertinggal di ujung meja, tersapu angin dan tak menimbulkan bekas apa-apa.

Tentu saja saya tak menampik saat ikut tertawa melihat instruksi konyol sang direktur pada 'hewan-hewan' di kebun binatangnya. Apalagi saat atraksi aneh sang beruang kutub yang justru menjadi jalan  mereka dalam mencapai kesuksesan, sekaligus bukti bahwa Tae Soo dapat mencapai target yang diinginkan oleh perusahaan.



Namun yang paling ajaib adalah bagaimana cerita dalam film ini menemukan akhirnya. Ide cemerlang dan terkesan pragmatis dari direktur baru yang berusaha untuk membahagiakan semua pihak, justru kurang terasa meyakinkan. Ia dengan semena-mena terlihat menganggap bahwa semua kericuhan yang timbul, dapat dengan mudah ditutup hanya dengan mewujudkan cetusan gagasan yang muncul beberapa menit sebelum durasi habis.

Secret Zoo tampil dengan sangat percaya diri sejak awal film. Namun meski memiliki durasi selama 117 menit, nyatanya ia masih belum mampu menuntaskan potongan-potongan cerita yang seolah buru-buru dibangun demi menciptakan suasana humoris meski dilematis.


Judul : Secret Zoo
Rilis : 5 Februari 2020
Sutradara         :  Son Jae-Gon
Produser          : Ko Dae-Suk
Genre              : Drama, Komedi, Anima
Produksi          : ACT 2 Pictures
Distibutor        : CBI Pictures
Durasi             : 117 menit
Pemeran          : Ahn Jae-Hong, Jang Seung-JoKang So-Ra, Park Young-Gyu, Kim Sung-Oh, Jeon Yeo-Bin, Park Hyuk-Kwon, Seo Hyun-Woo, Jang Seung-Jo

Tidak ada komentar