Ngobrol Film The Closet : Dongeng Klasik Sang Hantu Lemari



Haiii.. saya balik lagi dalam edisi #revieworangawam

Kali ini kita akan ngobrolin satu lagi karya sineas Korea Selatan yang terlihat makin berani menelurkan film dengan banyak genre. Tak melulu hanya drama romantis, namun juga aksi dan misteri. Dengan masih menyelipkan bumbu komedi khas celetukan dalam obrolan di warung kopi dan nilai-nilai kekeluargaan, kali ini kita akan membahas mengenai The Closet yang hadir membuka bulan Maret dengan penuh percaya diri. Dan inilah ceritanya...

Sinopsis


Setelah kecelakaan lalu lintas yang menimpa keluarganya, Ina, putri semata wayang Sang Woo, mulai berhenti bicara. Dokter yang menangani Ina menjelaskan bahwa hal ini merupakan akibat dari trauma mendalam yang dialami oleh bocah 11 tahun itu. Demi menyembuhkan luka pada sang hati putri, Sang Woo kemudian pindah ke sebuah rumah di pedesaan.



Tak lama setelah kepindahan mereka ke rumah baru, terjadi sebuah hal aneh yang justru membuat Ina kembali bicara. Awalnya Sang Woo tak ambil pusing, ia menganggap bahwa hal itu merupakan perkembangan yang cukup baik. Namun pekerjaan Sang Woo sebagai seorang arsitek yang menuntutnya untuk berada dekat dengan proyek pembangunan, membuat pria itu memutuskan untuk menyewa seorang pengasuh guna menemani Ina. Namun sang pengasuh yang belum genap bekerja selama 24 jam itu tiba-tiba saja kabur.



Hujan turun cukup deras saat Sang Woo buru-buru pulang karena khawatir akan keadaan Ina yang ditinggal sendiri di rumah. Namun Sang Woo terlambat, putri semata wayangnya itu pun tak ditemuinya di sana. Karena panik dan bingung, ia pun melaporkan hal ini pada polisi. Sayang, tayangan berita mengenai kehilangan Ina justru makin menyudutkannya. Bahkan setelah sebulan pencarian Ina yang tak menemui perkembangan, masyarakat malah menuduhnya membunuh gadis kecil itu.




Sang Woo berusaha keras demi menepati janji pada mendiang sang istri untuk menjaga putri mereka. Dan di tengah keputusasaannya karena tak jua mendapat kabar tentang keberadaan Ina, seorang pria muncul dan berkata bahwa gadis kecil hanya punya waktu 3 hari sebelum ia benar-benar pergi ke alam baka.


Pendapatku setelah menonton...


The Closet mengangkat mitos mengenai hantu lemari yang sudah sejak lama banyak diceritakan sebagai dongeng pengantar tidur. Dengan ritual tari pengusiran roh jahat oleh cenayang dan tabuhan semacam genderang, The Closet berhasil membangun nuansa horor nan klasik sekaligus mencekam. Apalagi mimik sang bocah perempuan, Heo Yool, yang entah meski tampil dengan wajah imut namun tetap membuat bulu kuduk berdiri.



Duet antara Ha Jung Woo dan Kim Nan Gil juga patut kita apresiasi. Akting dua ahjussi  yang telah banyak menghias layar kaca ini terlihat begitu pas dan natural. Ha Jung Woo yang berperan sebagai ayah yang kikuk dan seolah bingung jika berhadapan dengan sang putri setelah tragedi kecelakaan, berhasil membuat hati para penonton terenyuh. Sedangkan Kim Nan Gil yang biasanya memerankan pria macho dan keras, tampil begitu meyakinkan sebagai seorang cenayang.



Jujur saja, saya selalu kagum dengan cara sineas Negeri Gingseng yang begitu pandai menyematkan sisi kekeluargaan dalam setiap karya mereka. Begitu pun dengan The Closet yang menggambarkan hubungan tak sempurna antara ayah dan anak. Meski sayangnya hingga akhir cerita, penonton tak memiliki jawaban pasti mengenai penyebab utama kerenggangan hubungan mereka.


Dengan meninggalkan banyak pertanyaan menggantung yang belum terjawab hingga akhir durasi film, The Closet seolah sengaja membuka peluang untuk menghadirkan lanjutan kisah sang tiga tokoh utama. Namun demikian, jika dinilai secara keseluruhan film ini cukup beruntung karena mampu menyajikan dongeng dengan kengerian nan intens dan tetap masuk akal.

Judul                   : The Closet

Genre                  : Drama/ Misteri
Rilis                    : 5 maret 2020
Sutradara            : Kim Kwang Bin
Produksi             :
Produser             :
Distributor          : CJ Entertainment
Durasi                 : -

Pemain                :  Ha Jung Woo, Kim Nan Gil, Heo Yool, Kim Shi-A, Shin Hyun Bin, Kim Soo Jin, Park Sung Woong, Park Ji-A

Tidak ada komentar