Hindari Hal Ini Saat Melihat Bunga Rafflesia Arnoldi



Bunga Rafflesia Arnoldi termasuk salah satu jenis flora endemik dan langka dari Indonesia.  Bunga yang juga dikenal dengan nama padma raksasa ini pertama kali ditemukan di hutan tropis Bengkulu, Sumatra, oleh ahli botani Inggris bernama Dr. Joseph Arnold dalam ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1818. 

Melihat bunga Rafflesia Arnoldi secara langsung tentunya merupakan sebuah pengalaman yang sangat menarik. Namun Rafflesia Arnoldi ternyata sangat peka terhadap gangguan sekecil apa pun, dimana tempat tumbuhnya harus memiliki udara yang bersih dan memiliki cukup nutrisi untuk ia berkembang. Nah karena hal itu lah ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan jika Anda berkesempatan untuk mengagumi bunga ini dari jarak dekat, yuk simak uraian berikut ini:

1. Menginjak dan Duduk di Inangnya

Bunga Rafflesia merupakan tumbuhan parasit yang sangat bergantung hidup dengan inangnya yang merupakan tumbuhan anggur hitam yang menjalar. Ia tak dapat melakukan fotosintesis dan mengambil nutrisi dari tumbuhan inang tersebut. Apabila bagian akar inangnya rusak, maka kondisi tersebut akan mengganggu pertumbuhan bunga bangkai ini, bahkan membuatnya mati.

Sayangnya banyak orang tak sadar bahwa mereka menginjak atau menduduki inang Rafflesia Arnoldi ketika asyik mengambil foto dari bunga tersebut. Oleh karena itu, jaga jarak Anda ketika hendak melihat atau mengambil foto bunga langka ini. Jangan sampai ketidaksengajaan kita justru merusak bunga nasional tersebut.

Pengambilan bunga langka di tempat penangkaran juga berpotensi membawa pelakunya ke jalur hukum. Oleh karena itu, sebaiknya kagumi saja bunganya dari jauh tanpa berusaha memilikinya.


2. Melihat Terlalu Dekat

Melanjutkan poin sebelumnya, jarak aman untuk melihat Bunga Rafflesia Arnoldi adalah sekitar 5 meter atau lebih. Hal ini disebabkan oleh jarak tumbuh  akar inang yang masih muda dapat mencapai 5 meter, dan lebih dari itu jika tumbuhan inang sudah lebih tua.


Oleh karena itu di tempat budidaya bunga Rafflesia pada umumnya sudah dipasang pagar pembatas untuk menjaga jarak pengunjung dengan bunga atau inangnya. Hal ini diharapkan dapat menanggulangi kerusakan atau kematian bunga akibat pengunjung berada terlalu dekat dengan inang atau bunga padma raksasa.

3. Kontak Fisik dengan Bunga

Sebaiknya urungkan niat Anda yang bermaksud menyentuh bunga Rafflesia Arnoldi hanya karena penasaran. Pasalnya, tangan kita membawa bakteri yang bisa mempengaruhi pertumbuhan bunga sehingga tak ada siapapun yang diperkenankan untuk menyentuh bunga langka ini.

Kondisi ini sama dengan ketika kita melihat hewan langka. Dimana pngunjung tidak dianjurkan untuk menyentuh hewan tersebut dikarenakan bakteri yang mungkin terbawa pada tangan justru dapat menyebabkan hewan terinfeksi.

Boleh-boleh saja jika ingin mengambil foto bunga langka ini. Akan tetapi, jangan sesekali untuk coba menyentuhnya demi kenyamanan bersama, ya!

4. Memetik Bunga Rafflesia Arnoldi

Meski terdapat staf penjaga di tempat penangkaran bunga Rafflesia Arnoldi, tapi tentu saja diperlukan kesadaran dari pengunjung untuk tidak mengambil atau melakukan tindakan yang berisiko merusak bunga. Jadilah pengunjung yang bijaksana dengan tidak mengambil atau memetik bunga bangkai ini, karena hal tersebut justru akan membuat bunganya mati dan tidak bisa tumbuh lagi.

Walaupun bunga bangkai berasal dari Sumatra, tapi di beberapa daerah lain di Indonesia bunga ini sudah dibudidayakan di tempat penangkaran. Jadi, Anda yang berada di luar Sumatera pun tetap bisa melihat bunga ini. Dan ingatlah untuk menghindari hal-hal di atas ketika datang ke tempat penangkaran untuk melihat bunga Rafflesia Arnoldi dari dekat. Jadilah pengunjung yang baik dengan turut membantu melestarikan kehidupan bunga langka ini.

Tidak ada komentar